Pengembang PUBG Krafton mencari larangan Garena Free Fire, mengajukan kasus terhadap Apple, Google, YouTube |  Berita Teknologi
Technology

Pengembang PUBG Krafton mencari larangan Garena Free Fire, mengajukan kasus terhadap Apple, Google, YouTube | Berita Teknologi

New Delhi: Krafton, pengembang judul game populer seperti PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) dan Battlegrounds Mobile India, telah menggugat pengembang Garena Free Fire atas pelanggaran IP. Perusahaan Korea itu juga menyeret Apple, Google, dan YouTube ke pengadilan karena dilaporkan tidak mengambil tindakan terhadap permintaannya.

Dalam gugatannya, Krafton menuduh pengembang Garena Free Fire yang berbasis di Singapura membuat versi rip-off dari gimnya. Pengembang PUBG menambahkan bahwa Apple dan Google telah menolak untuk berhenti menjualnya.

“Pengaduan itu mengatakan Garena, yang dimiliki oleh Sea Ltd yang berbasis di Singapura, mulai menjual Free Fire melalui Apple dan toko aplikasi Google pada 2017 dan mulai menjual game lain yang melanggar yang disebut “Free Fire MAX” tahun lalu”, kata laporan Reuters.

“Pengaduan itu mengatakan Garena, yang dimiliki oleh Sea Ltd yang berbasis di Singapura, mulai menjual Free Fire melalui Apple dan toko aplikasi Google pada 2017 dan mulai menjual game lain yang melanggar yang disebut “Free Fire MAX” tahun lalu,” tambah laporan itu.

Selain itu, Krafton menuduh Apple dan Google telah mendistribusikan ratusan juta salinan game Free Fire, menambahkan bahwa Garena menghasilkan lebih dari $100 juta pendapatan dari penjualan Free Fire di AS pada kuartal pertama tahun 2021.

Krafton juga menambahkan nama YouTube Google sebagai terdakwa karena diduga menghosting video gameplay Free Fire. Keluhan itu juga menyebutkan bahwa YouTube menjadi tuan rumah film Cina yang menurut Krafton adalah dramatisasi live-action dari permainannya, Reuters melaporkan. Baca Juga: Pengajuan ITR TA 2020-21: Inilah cara memeriksa status pengembalian pajak penghasilan Anda secara online

Krafton juga menunjukkan bahwa mereka telah meminta Garena, Apple, dan Google untuk berhenti menjual game Free Fire pada bulan Desember. Tetapi perusahaan dilaporkan tidak mengambil tindakan. Pengembang sekarang telah meminta untuk memblokir penjualan game Free Fire. Selain itu, perusahaan mencari ganti rugi, termasuk keuntungan perusahaan dari penjualan Free Fire. Baca Juga: Harga Dogecoin Hari Ini: Cryptocurrency favorit Elon Musk melonjak 16% pada pengumuman Tesla

TV langsung

#bisu


Posted By : pengeluaran hk 2021