Pembaruan terbaru Komisi Pembayaran ke-7: Pemerintah dapat menaikkan DA sebesar 3% menjadi 34%, kemungkinan kabar baik Tahun Baru ini |  Berita Keuangan Pribadi
Business'

Pembaruan terbaru Komisi Pembayaran ke-7: Pemerintah dapat menaikkan DA sebesar 3% menjadi 34%, kemungkinan kabar baik Tahun Baru ini | Berita Keuangan Pribadi

Berita terbaru Komisi Pembayaran ke-7: Pemerintah Narendra Modi mungkin membawa kabar baik lagi bagi pegawai pemerintah pusat Tahun Baru ini dengan kenaikan Tunjangan Kehormatan (DA).

Meski belum diputuskan berapa kenaikan Dearness Allowance (DA) pada Januari 2022, namun sesuai data indeks AICPI, diperkirakan DA meningkat 3 persen. Dengan kenaikan DA, diharapkan gaji pegawai juga akan naik lagi. (Baca juga: Upah Minimum Pegawai Pemerintah Pusat Naik Karena Pemerintah Modi Bisa Tingkatkan Fitment Factor)

Para ahli berpendapat bahwa tunjangan sayang dapat ditingkatkan sebesar 3% pada Januari 2022, sehingga mengambil persentase total DA dari 31 persen menjadi 34 persen. Menurut data AICPI, angka hingga September 2021 menunjukkan Dearness Allowance (DA) @32,81 persen. Angka/data ini akan menjadi komponen penting dalam menentukan kenaikan DA selanjutnya sebesar 3 persen. Meskipun tidak ada informasi konkret tentang langkah pemerintah selanjutnya, banyak media melaporkan bahwa kenaikan DA akan segera terjadi.

Dapat diingat bahwa pada bulan Oktober tahun ini, Kabinet Serikat Pekerja, yang diketuai oleh Perdana Menteri Narendra Modi, menyetujui untuk mengeluarkan angsuran tambahan dari Tunjangan Kehormatan kepada pegawai Pemerintah Pusat dan Bantuan Kehormatan (DR) kepada para pensiunan wef 1.7.2021 yang merupakan peningkatan sebesar 3% di atas tarif yang ada sebesar 28% dari Gaji Pokok/Pensiun, untuk mengimbangi kenaikan harga.

Peningkatan ini sesuai dengan formula yang diterima, yang didasarkan pada rekomendasi Komisi Pembayaran Sentral ke-7. Dampak gabungan pada bendahara karena kedua Dearness Allowance dan Dearness Relief akan menjadi Rs.9,488,70 crore per tahun. Ini akan menguntungkan sekitar 47,14 lakh pegawai Pemerintah Pusat dan 68,62 lakh pensiunan.

Mengingat situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang muncul akibat pandemi COVID-19, tiga angsuran tambahan dari Tunjangan Kehormatan (DA) kepada pegawai Pemerintah Pusat dan Bantuan Kehormatan (DR) kepada para pensiunan, yang jatuh tempo dari 01.01.2020, 01.07.2020 dan 01.01.2021, telah dibekukan.

Pemerintah kemudian memutuskan untuk meningkatkan Tunjangan Kehormatan kepada pegawai Pemerintah Pusat dan Bantuan Kehormatan kepada para pensiunan yang berlaku mulai tanggal 01.07.2021 menjadi 28% yang merupakan peningkatan sebesar 11% dari tarif yang berlaku yaitu 17% dari Gaji Pokok/Pensiun. Kenaikan tersebut mencerminkan tambahan angsuran yang timbul pada 01.01.2020, 01.07.2020 dan 01.01.2021. Tarif Dearness Allowance/Dearness Relief untuk periode 01.01.2020 sampai 30.06.2021 tetap pada 17%.

Namun, organisasi karyawan telah menuntut penerapan DA yang direvisi mulai 1 Januari 2020.

TV langsung

#bisu


Posted By : angka keluar hk